NEW NORMAL, Apakah Status Aman untuk Lansia?

Readers, akhir-akhir ini kita sering kali mendengar istilah “New Normal”. Pemerintah pada tanggal 15 Mei 2020 telah mulai menyuarakan agar rakyat hidup dengan keadaan New Normal,  bahkan Tedros Adhanom Ghebreyesus, direktur Jendral dari WHO (Worl Health Organization)  menyebutkan  bahwa  pemerintah perlu mendidik, melibatkan dan memberdayakan masyarakat untuk hidup dibawah New Normal dalam upaya mengatasi virus Corona (Tribunstyle.com, Rabu 20 Mei 2020).

Lalu apakah sebenarnya New Normal itu? Dikutip dari Kompas.com, pakar Epidemiologi Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono mengatakan, New Normal lebih menekankan kepada kesiapan individu terhadap aktivitas di luar rumah meski virus Corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 belum lenyap. Dan sebenarnya New Normal adalah perilaku kita kalau nantinya aktivitas sudah berjalan seperti biasa.

Lalu apakah dengan diberlakukannya New Normal, tandanya sudah aman bagi lansia dalam hal ini Kakek dan nenek di keluarga kita untuk bepergian dan melakukan aktivitas seperti sedia kala di luar rumah?

Seperti Yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa dengan diterapkannya New Normal bukan berarti bahwa pandemic Covid-19 telah berakhir dan virus Corona SARS CoV-2 telah lenyap. Artinya situasi pada kehidupan New Normal belum aman untuk Lansia bepergian ataupun beraktivitas di luar rumah. Mengapa? Mengingat bahwa Lansia adalah golongan masyarakat yang rentan tertular Covid-19.

Maka untuk memasuki era kehidupan New Normal ini, berikut beberapa hal yang penting untuk diterapkan bagi Lansia agar dapat beradaptasi, diantaranya:

  1. Tetap membatasi dan mengurangi aktivitas di luar rumah, untuk dapat menjaga jarak aman Lansia dari penularan virus Corona (Covid-19). Sedapat mungkin melakukan aktivitas di dalam rumah dan membatasi bersentuhan dengan anggota keluarga lain terutama yang telah bepergian dari luar rumah.
  2. Menerapkan kebiasaan hidup bersih yang lebih disiplin, dengan tetap selalu menggunakan masker dan mencuci tangan sekurang-kurangnya selama 20 detik setiap setelah keluar rumah.
  3. Berolah raga secara teratur dan mengkonsumsi suplemen kesehatan untuk menjaga stamina Lansia agar tetap sehat dan bugar serta meingkatkan imunitas, menjadi kebiasaan yang harus diutamankan.
  4. Melakukan pemeriksaan secara berkala dan mengkonsumsi makanan bergisi seimbang, agar dapat hidup sehat dan mandiri.
  5. Membuka diri dan mau mempelajari berbagai informasi terkait pandemic yang sedang terjadi dan tentang teknologi komunikasi saat ini, meskipun harus dilakukan secara perlahan.
  6. Berkomunikasi dengan kelompok atau komunitas lansia lainnya melalui sarana komunikasi jarak jauh yang dipakai saat ini, seperti zoom, webex, google meet, dan lainnya. Untuk menjaga agar Lansia tetap produktif dan mengurangi stres akibat berada di rumah dalam jangka waktu yang lama.

New Normal  merupakan langkah yang diambil oleh pemerintah, meskipun mungkin bukanlah langkah yang terbaik bagi semua pihak. Namun sebagai masyarakat Indonesia, kita tetap harus mendukung upaya pemerintah dalam menghadapi pandemic Covid-19 ini dengan tetap waspada dan tetap menjaga kebersihan demi kesehatan kita dan lansia di keluarga kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat